CIREBON — Upaya menumbuhkan budaya literasi sejak dini menjadi salah satu langkah penting dalam membangun generasi yang berpengetahuan dan berkarakter. Semangat tersebut tercermin dalam peluncuran Kampung Literasi di Desa Cibogo, Kabupaten Cirebon, yang mengusung tema “Literasi Maju, Masyarakat Sejahtera”.
SDIT Baitul Ihsan, yang bernaung di bawah DPD LDII Kabupaten Cirebon, memandang penguatan literasi sebagai bagian penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Keberadaan ruang literasi diharapkan dapat mendukung tumbuhnya budaya membaca sekaligus memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat dan tenaga pendidik.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Cirebon, Drs. H. Imron Rosyadi, M.Ag., Bunda Literasi Kabupaten Cirebon Hj. Nunung, Kepala Dinas Kearsipan dan Pariwisata Mohamad Fery Afrudin, S.STP., Kepala Dinas Pendidikan H. Ronianto, S.Pd., M.M., Ketua Tim Kerja Wilayah Waled, Rahidi, S.Pd. Ketua PGRI Kecamatan Waled Shinta Rengganis, S.Si., M.M., para kepala desa se-Kecamatan Waled, serta kepala sekolah di sekitar Desa Cibogo.
Dalam sambutannya, Bupati Cirebon, Drs. H. Imron Rosyadi, M.Ag., menyampaikan bahwa program Kampung Literasi diharapkan tidak hanya menumbuhkan budaya membaca, tetapi juga meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi masyarakat. Menurutnya, literasi merupakan fondasi penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu menghadapi tantangan masa depan.
Ia juga berharap setiap kecamatan dapat memiliki fasilitas literasi serupa agar masyarakat semakin mudah mengakses sumber pengetahuan. Pembiasaan membaca sejak dini dinilai sebagai investasi penting untuk membentuk generasi yang mampu memperluas wawasan dan mengembangkan potensi diri.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Cirebon juga berinteraksi dengan para siswa SDIT Baitul Ihsan melalui pertanyaan seputar pendidikan, hafalan Al-Qur’an, dan kebiasaan belajar. Ia memberikan apresiasi kepada siswa yang mampu menjawab pertanyaan serta memotivasi mereka untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan diri.
Kepala SDIT Baitul Ihsan, Gina Sintani Devi, S.Pd.Gr., berharap program dan fasilitas ruang literasi yang diinisiasi Pemerintah Desa Cibogo dapat terus berkelanjutan sehingga memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan, khususnya dalam meningkatkan budaya literasi di kalangan pendidik dan masyarakat.
“Kami berharap program dan fasilitas ruang literasi Pemdes Cibogo bisa terus berjalan sehingga dapat lebih meningkatkan budaya literasi, khususnya di sektor pendidikan. Kami juga berharap ruang literasi ini nantinya menjadi rumah pendidikan yang menaungi para pendidik untuk bertukar ilmu dan berbagi pengalaman,” ungkap Gina.
Ia juga berharap ruang literasi dapat menjadi wadah pengembangan kompetensi guru melalui berbagai program keilmuan, seperti pelatihan dan kegiatan berbagi pengetahuan. Dengan demikian, para pendidik memiliki kesempatan untuk memperbarui wawasan, meningkatkan keterampilan, serta mengembangkan kualitas pembelajaran sesuai dengan kebutuhan pendidikan.
Bagi SDIT Baitul Ihsan, keberadaan ruang literasi ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antarpelaku pendidikan. Sinergi antara pemerintah desa, sekolah, keluarga, dan masyarakat menjadi langkah penting agar literasi tidak hanya menjadi kegiatan membaca, tetapi juga berkembang menjadi budaya belajar sepanjang hayat.
Melalui peluncuran Kampung Literasi ini, diharapkan ruang literasi Desa Cibogo dapat terus berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang. Tidak hanya menjadi sarana untuk memperluas wawasan masyarakat, fasilitas ini juga diharapkan mampu mendukung peningkatan kompetensi pendidik dan mewujudkan pendidikan yang semakin berkualitas.


